tolong aku dong k, aku di kasih pr di suruh cari cerita anekdot brserta abstrak, orientasi, krisis, reaksi, dan koda . aku gx ngerti tolong jawab, plissh.. :)





tolong aku dong k, aku di kasih pr di suruh cari cerita anekdot brserta abstrak, orientasi, krisis, reaksi, dan koda . aku gx ngerti tolong jawab, plissh.. ๐Ÿ™‚





Moga bantu ๐Ÿ™‚
Saya Datang
Pada zaman dinasti Song, ada seorang
pencuri yang terkenal dengan panggilan ‘saya datang’ di Hangzhou. Setiap
dia  mencuri, dia tidak meninggalkan jejak apapun kecuali nama
julukannya di dinding rumah korbannya. Penduduk kota kesal karena rumah
mereka sering kali  dimasukinya. Pencarian dilaksanakan dan akhirnya
orang  tersebut berhasil tertangkap dan dibawa menghadap hakim kota
praja.
“Apakah anda mempunyai bukti bahwa dia bersalah?” tanya hakim
kepada polisi.
“Tidak salah lagi yang mulia,” jawab petugas. Tetapi orang itu menyangkap tuduhan tersebut.
“Yang mulia, Anda menangkap orang yang salah”, protesnya.  “Polisi sudah putus asa dan menjadikan saya kambing hitamnya.
Mereka tidak punya bukti”
Polisi memperingatkan hakim : “Kami sudah bersusah payah
menangkapnya, Yang Mulia. Jika Yang Mulia melepaskannya, sangatlah sukar
bagi kami untuk menangkapnya kembali.”
Meskipun tidak ada bukti, hakim memerintahkan supaya dia  ditempatkan
di tahanan sambil menunggu pemeriksaan lebih  lanjut. Sesuai dengan
adat yang berlaku, seorang tahanan harus memberi uang kepada penjaga
penjara pada waktu masuk penjara.
“Saya tidak mempunyai apa-apa sekarang” kata orang tersebut  pada
penjaga penjara. “Mereka menangkap saya dan mengambil  beberapa miliku.
Tapi saya mempunyai beberapa perak di Gunung Than. Saya ingin
memberikannya pada Anda. Saya  menyembumyikannya di bawah bata yang
pecah dalam kuil. Pergilah kesana, berpura-puralah sembahyang dan ambil
perak itu.
Penjaga penjara semula tidak yakin. Tapi ternyata dia  benar-benar
menemukan 20 ons perak. Dia sangat senang dan mulai memperlakukan
tahanan itu seperti temannya.
“Saya mempunyai bungkusan yang saya sembunyikan dibawah  jembatan.
Saya ingin memberikannya kepada Anda juga” kata tahanan itu beberapa
hari kemudian.
“Tapi jembatan sangat ramai, bagaimana saya dapat membawa  sesuatu tanpa ketahuan” Jwab penjaga.
“Bawalah beberapa pakaian, pura-puralah mencuci. Kemudian ambilah
bungkusan tersebut dan sembunyikan di keranjang cucian Anda” Penjaga
penjara melakukan apa yang diusulkan tahanan dan menemukan 300 ons perak
dalam bungkusan itu.
Beberapa hari kemudian, tahanan memunta pertolongan pada penjaga
penjara, “Saya ingin meminta pertolongan Anda. Saya ingin pulang ke
rumah saya besok malam. Saya akan kembali sebelum Shubuh.”
Melihat keraguan penjaga itu, dia berkata lagi “Jangan  kuatir,
teman. Kenapa saya harus kabur? Polisi sudah menangkap orang yang salah
dan hakim tidak dapat menuntut saya. Tidak ada bukti. Saya yakin akan
dilepaskan dengan segera. Saya akan kembali dalam waktu 4 jam” Janji
tahanan itu pada penjaga. Kemudian penjaga itu mengizinkan tahanan
tersebut untuk pulang. Setelah beberapa jam,“Saya kembali”
“Bagus, kamu menepati janjimu” “Saya tidak mau kamu terlibat masalah
karena saya. Saya meninggalkan sesuatu ditumahmu sebagai tanda
penghargaan.  Saya berharap saya dapat segera dibebaskan” Penjaga kurang
mengerti ucapan orang itu, dan dia bergegas pulang ke rumahnya.
“Kamu kembali di saat yang tepat,” kata istrinya dengan gembira.
“Saya ingin memberitahumu bahwa waktu shubuh tadi  saya mendengar suara
dari atap. Seseorang menjatuhkan bungkusan ke dalam rumah. Ketika saya
buka, isinya emas dan perak. Surga sedang menurunkan rakhmatnya di atas
kita!” Dia kembali ke penjara untuk mengucapkan terima kasih. Pada  hari
itu juga beberapa keluarga melaporkan pencurian pada malam sebelumnya.
Di dinding tiap ruimah ada tulisan “Saya Datang”.
Ketika hakim mendengar hal ini, dia memerintahkan agar orang  itu segera dibebaskan.





Leave a Comment